Press Release - PPI Australia himbau Pelajar Indonesia di Australia Sikapi Perkembangan Kasus Bali Nine dengan Tenang dan Proporsional

Melbourne, Australia – Sebagai respon dari eksekusi terpidana mati dua warga Negara Australia yang tergabung dalam Bali Nine, Myuran Syukumaran dan Andrew Chan, sekaligus menjawab berbagai pertanyaan yang masuk ke Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia Pusat (PPIA), maka PPIA Pusat menghimbau kepada seluruh pelajar Indonesia di Australia untuk tetap tenang dan proporsional dalam menyikapi hal ini, serta menghormati langkah-langkah diplomasi yang dilakukan oleh kedua negara dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. “Karena ini adalah isu government to government, jadi kita semua serahkan langkah-langkah diplomasi dan hubungan kepada pihak-pihak pemerintah kedua Negara yang kompeten untuk masalah ini,” ujar Ketua Umum PPIA Pusat Ahmad Almaududy Amri (Dudy). Dudy, yang saat ini menempuh studi doktoral di bidang Hukum Internasional di The University of Wollongong, New South Wales, menambahkan bahwa PPIA Pusat juga telah menghimbau para pelajar Indonesia di Australia, melalui berbagai jejaring sosial, untuk tetap mengikuti himbauan yang dikeluarkan oleh Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menanggapi hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan dalam kasus Bali Nine tersebut. “Tetap waspada, tidak ikut terprovokasi dengan pernyataan-pernyataan baik di media atau jejaring sosial, dan memegang teguh tugas utama sebagai pelajar. Jadi sebaiknya kita tetap mengikuti anjuran KBRI dan KJRI,” kata Dudy. Bila ada teman-teman pelajar atau komunitas Indonesia yang mendapat masalah sebagai dampak dari kasus eksekusi terpidana Bali Nine ini, silahkan langsung melapor dan menghubungi kantor KBRI atau KJRI setempat. Terkait dengan perkembangan dan informasi terbaru terhadap hal ini, PPIA Pusat akan mengabarkannya kepada pelajar Indonesia di Australia melalui saluran-saluran komunikasi resmi organisasi, seperti website www.ppi-australia.org, mailing list PPIA Pusat, facebook page @ Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA), facebook group @ PPIA (Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia) dan akun Twitter serta instagram @PPIAustralia.

---

Rilis ini diterbitkan dan disirkulasikan secara resmi oleh Departemen Media dan Komunikasi PPIA Pusat. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Ketua Umum PPIA Sdr. Ahmad Almaududy Amri (+61 429 5678 atau dudy@ppi-australia.org) atau Ketua Departemen Media dan Komunikasi PPIA Sdri. Puteri Komarudin (+61 424 921 213, atau puteri@ppi-australia.org)

http://ppi-australia.org/press-release-ppi-australia-himbau-pelajar-indonesia-di-australia-sikapi-perkembangan-kasus-bali-nine-dengan-tenang-dan-proporsional/